Maherat



Jika kau minta untuk tak mencintaimu aku tak mampu

Sebab rasa ini tak mungkin kutepis
terlebih kutinggal dan terus berlalu

Cinta yang kupunya mengisi penuh semestaku
Hingga tenggelamku ke dasar gelap

Cinta yang kupunya mengambil alih kontrolku
Hingga yang kulihat hanyalah kamu dan harapan atas penyatuan dengan maumu

Aku lebur dengan mauku

Jika kau mau melihatnya tentu itu jelas tak berbayang

Jika kau mau dengar bising ini akan menenangkanmu

Jika kau mau merasa
tak melulu manis yang tercecap

Aku lebur dalam mauku

Meledak dalam kehebohan mencintaimu

Tak kupuja langit tak kupuja laut
Tak kusembah patung tak tundukku pada dersik di malam biru

Merisakku karena mencintamu

Akulah peluluk dengan klandestin di ujung hidung
Menghidu sejuta mungkin sebab apa kau tak luluh

Kutabuh genta tiada reda
Masih sanggup moncongmu suruhku ancai

Aku lah asor, candal nan laif
Mengharap surya maherat di pelukanku

Kusudah pendam tapi kau pancing
Kuungkap cinta kau bilang sinting

Seru aku angkat kaki
Hilangku lekas tak berbekas
Tapi cinta tak akan lepas
Menapus tiada ampas


Tiada faal kau akan menyesal
Hanya saja, saat kau sadar berbaliklah
Aku radu di belakang

Comments