Pada Cinta yang Beda





Seperti mencintai orang mati
Rasa itu ditiup terus walau beda dimensi 
Seperti debu sahara yang bergulung-gulung 
Dibawa angin melintasi samudra satu
Debu itu berserak jadi pohon
Jadi bunga di belantara Amazon

Pada doa yang dirapal di sepertiga malam
Atau pada kapan saja kau mengingat-Nya
Membujuk Tuhan sampaikan cinta 

Pada orang tua yang lebih dulu mati
Pada adik yang lebih dulu mati
Pada kekasih yang lebih dulu mati
Atau pada mereka yang ingin kau selalu merasa buruk

Seperti misteri lophelia di dasar palung
Tak penting mana pangkal dan ujung
Asal kau tetap denganku
Berebut udara dengan milyaran yang lain
Walau dengan lagu yang buruk

Menandingi gigihnya pejantan parotia 
Cinta ini akan memikatmu dalam tarian
Tak apa lancang muncung mereka yang mengutuk
Kita yakin Tuhan tak sia-sia mencipta cinta

Entah pada apa dan siapa dia bersarang

Untuk bentuk-bentuk cinta yang beda
Pada cinta beda Tuhan,
Pada cinta beda dimensi, 
Pada cinta yang beda dari kebanyakan
Kuangkat topi dan mengangguk pelan
Memberimu senyuman selamat

Kuatkan hatimu
Yang tak setuju tak apa, 
Hitam dan putih bisa hidup berdamping
Siapa dengan jahat menentang, baru kita lawan

Comments